25 June 2016

Catatan Lomba Perpustakaan 2016

Ramadhan tahun ini menjadi kado termanis untuk SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo (Musasi). Betapa tidak, perjuangan beberapa bulan untuk persiapan mengikuti lomba perpustakaan tingkat kabupaten berakhir happy ending.

Setelah lolos dalam proses verifikasi data dan survei tempat, Perpus Musasi akhirnya masuk lima besar. Dalam sesi presentasi yang bertempat di lantai dua Aula Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Sidoarjo (21/6), tim perpus Musasi mendapatkan nomor urutan keempat.

Tim perpus Musasi yang terdiri dari ketua Navy Armanda J, S.Pd., Pelayanan Teknis Kholifa Nurdiana, Pelayanan Pengguna Darul Setiawan, S.Pd., Waka Sarpras Edy Prawoto, S.Ag., dan Anggota Sarpras Cahyo Heriadi, ST., itu banyak belajar dari penampilan sekolah yang terlebih dahulu melakukan presentasi. Dari lima kontestan yang masuk lima besar hanya dua sekolah swasta dan sisanya diisi sekolah negeri.

SMPN 1 Jabon dan SMPN 2 Krembung yang terlebih dahulu tampil menjadi bahan evaluasi singkat tim perpus Musasi sebelum dapat giliran presentasi. Termasuk juga penampilan SMPN 6 Sidoarjo yang membuat para peserta lain menjadi terpukau. Sedikit informasi, presentasi tim SMPN 6 Sidoarjo menjadikan banyak catatan dan pembelajaran untuk tim Perpus Musasi.

Tibalah giliran tim Perpus Musasi tampil. Koordinator presentasi tim Perpus Musasi Darul Setiawan, S.Pd yang menggantikan ketua perpustakaan yang berhalangan hadir, didaulat untuk memaparkan profil dan program Perpus Musasi. Tak ketinggalan yang tampil di depan ada Edy Prawoto, S.Ag., Kholifah Nurdiana, dan Dra. Eny Sulistyowati. Nama terakhir adalah Waka Kesiswaan Musasi yang turut hadir beserta Ka. Lab Musasi Ratna Puspitasari, M.Pfis., dan Kepala Sekolah Drs. Aunur Rofiq, M.Si., yang turut menjadi penyemangat tim.

Masing-masing tim diberi waktu 30 menit yang terdiri atas 15 menit presentasi dan sisanya tanya jawab dari dewan juri. Alokasi tersebut dimanfaatkan baik untuk menyampaikan visi-misi, koleksi, anggaran, perangkat lunak dan beberapa program-kegiatan yang telah atau akan dilaksanakan tim perpus Musasi.

Usai presentasi, giliran pertanyaan diajukan tiga dewan juri. Dewan juri pertama menanyakan tentang anggaran perpus Musasi dalam Rencana Anggaran Belanja Sekolah (RABS). Pertanyaan yang kemudian dijawab Edy Prawoto, S.Ag., jika anggaran Perpus Musasi dari tahun ke tahun mengalami kenaikan yang cukup signifikan seperti yang ditayangkan dalam slide presentasi.

Dalam tiga tahun terakhir, anggaran Perpustakaan mengalami kenaikan dari angka 3,6% ke 7,1%. Jawaban dari Pak Edy tersebut nampaknya sudah sesuai dengan peraturan yang mengharuskan anggaran perpustakaan di sebuah sekolah minimal 5% dari total keseluruhan pembelanjaan.

Pertanyaan selanjutnya yang dilayangkan juri kedua mengenai program perangkat lunak yang dijalankan Perpus Musasi. Darul Setiawan, S.Pd., sebagai koordinator menyatakan jika program "Si Pinter" merupakan program sirkulasi dan pengolahan perpustakaan. Guru Penjasorkes tersebut juga menyatakan jika program yang digunakan Perpus Musasi tidak lain merupakan perangkat lunak yang terintegrasi dengan PT. Daya Matahari Utama (DMU). PT DMU adalah amal usaha Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur .

Juri ketiga lebih banyak menanyakan salah satu program yang akan dijalankan Perpus Musasi yakni Klub Suka Baca dan Cinta Buku (KSBCB). "Apa keluaran yang diinginkan dari program KSBCB tersebut?" tanya juri ketiga Bu Mus pada tim Perpus Musasi.

Pertanyaan juri ketiga sejatinya ingin memotivasi tim perpus Musasi agar menjadikan output program yang akan dijalankan tersebut dengan membentuk Duta Perpustakaan. Sebagai ajang promosi, duta perpustakaan yang terbentuk tersebut nantinya sebagai penyampai pesan dan mengajak siswa yang lain untuk beramai-ramai datang ke Perpustakaan.

Ada yang menarik ketika juri ketiga bertanya pada Kepala Sekolah Musasi Drs. Aunur Rofiq., tentang bagaimana dukungan kepala sekolah terhadap program pengembangan Perpustakaan. Pak Rofiq yang didaulat untuk maju ke depan memberikan penjelasan jika dukungan sekolah terhadap anggaran dan program pengembangan adalah mutlak untuk perpustakaan sekolah. Menurutnya, perpustakaan merupakan jantung dari proses pembelajaran yang ada di sekolah

Usai seluruh peserta memaparkan hasil presentasinya, dilanjutkan penutupan oleh kepala Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Sidoarjo, Drs. Sutjipto, MM. Pesan Pak Cip kepada seluruh finalis agar menyamakan visi dan misi program Perpustakaan dengan garis-garis yang sudah ditetapkan dalam buku Bimtek Perpustakaan. Pemberian dua eksemplar buku Bimtek Perpustakaan kepada masing-masing sekolah mengakhiri jalannya fase presentasi.

Tiga hari setelah presentasi, atau kemarin Jumat (24/6) pemenang lomba akhirnya diumumkan. Melalui rilis di website resminya (http://perpus-arsip.sidoarjokab.go.id/), Perpustakaan SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo dinyatakan juara dua (lihat gambar). Penyerahan piagam penghargaan dan piala akan diberikan langsung Bapak Bupati Sidoarjo Saiful Illah pada September mendatang. (roelsebloe).


0 komentar: