Syaiful Anshor, sahabat yang
sekaligus menjadi saudara seperjuangan di Smanor, tiba-tiba muncul dengan pesan
singkatnya. Kemunculannya yang tiba-tiba itu seolah menandaskan keberadaannya
yang selama ini diliputi ‘misteri’. Maklum saja, sekian lama ‘berpisah’ setelah
lulus SMA, Anshor-panggilannya, seolah ‘menghilang’ dari tangkapan radar
teman-teman seangkatan enam. Nomor hape yang diberikannya terakhir kali tak
aktif, di cari di search engine sampai di laman FB-pun tak ketemu.
Blog Darul Setiawan
Manusia Biasa yang Ingin Mengagungkan PenciptaNya
Blog Darul Setiawan
Manusia Biasa yang Ingin Mengagungkan PenciptaNya
Blog Darul Setiawan
Manusia Biasa yang Ingin Mengagungkan PenciptaNya
Blog Darul Setiawan
Manusia Biasa yang Ingin Mengagungkan PenciptaNya
Blog Darul Setiawan
Manusia Biasa yang Ingin Mengagungkan PenciptaNya
11 March 2013
6 March 2013
Menulis Membuat Kita Abadi
![]() |
| Photo by admin KBM |
Judul diatas merupakan tagline
dari Komunitas Bisa Menulis (KBM). Salah satu komunitas yang tergabung dalam grup Facebook yang saya ikuti beberapa saat yang lalu.
Bergabung dengan komunitas yang dikelola Asma Nadia dan Isa Alamsyah ini seolah
menjadi oase bagi diri ini untuk menggali minat menulis yang sempat terpendam
dalam. Saking dalamnya, seolah-olah untuk bangkit dari ‘keterpendaman’
dibutuhkan waktu yang tak singkat.
Pak Kyai dan Rumahnya
![]() |
| Allahuyarham Ustadz Abdurrahim Nur, MA. |
Lewatlah sesekali melintasi jalan raya Porong. Bila kau melihat ada sebuah masjid di sebelah utara SPBU, itulah Masjid Nurul Azhar yang terkenal itu. Dari bentuk fisik bangunan tak sebesar Masjid Al Akbar, namun pamor Masjid bersejarah itu tak kalah menasional. Disanalah tonggak peradaban dan pencerahan ilmu di tancapkan. Kau tak hanya diajari baca tulis Al Quran, kau bisa belajar mentadabburi dan mengkaji FirmanNya bersama para jamaah pengajian yang hampir tiap hari menimba ilmu tuk bekal akhirat itu.
26 February 2013
25 February 2013
Masih Ingin Menulis, Masih Penasaran dengan Menulis
Tak terasa, ternyata posting blog terakhir yang saya tulis sudah kadaluarsa. Setahun yang lalu, 10 Februari tepatnya. Saat itu, saya masih di tingkat dua bangku perkuliahan-semester empat. Melihat tampilan lama blog saya yang butuh penyegaran, maka dengan keputusan yang singkat dengan dukungan teman satu kos, akhirnya terputuskan untuk merubah sikit-sikit tampilan blog saya.Blog saya yang dulu bertagline Roelsebloegz, saya ubah dengan tagline yang baru: roelsebloe in blog. Saya jadi ingat pertanyaan kawan kuliah perihal nama roelsebloe, "Kaitannya apa dengan nama asli?" tanyanya suatu ketika.
Tak ada makna khusus sebenarnya, ini hanya sekedar nama pengingat. Dosen saya menyebutnya dengan istilah merk dagang/ trademark. Bila Romi Satrio Wahono punya istilah RSW, maka saya punya roelsebloe. Roel panggilan saya, dalam ejaan lama. Dan Sebloe merupakan panggilan masa kecil-tetap dengan ejaan lama..:)
Singkatnya, saya masih penasaran dengan menulis, saya ingin kembali nge-blog karena salah satunya terprovokasi dengan tulisan Mr. RSW diatas yang membaca judul postingannya saja udah bikin ketawa :D. Postingannya ada dalam romisatriowahono.net.
Semoga rasa penasaran saya bisa terobati dengan menulis, karena saya masih penasaran dengan aktivitas yang bernama menulis. Mari kita banyak-banyak membaca agar kita bisa banyak-banyak menulis!
Salam,









