Blog Darul Setiawan

Manusia Biasa yang Ingin Mengagungkan PenciptaNya

Blog Darul Setiawan

Manusia Biasa yang Ingin Mengagungkan PenciptaNya

Blog Darul Setiawan

Manusia Biasa yang Ingin Mengagungkan PenciptaNya

Blog Darul Setiawan

Manusia Biasa yang Ingin Mengagungkan PenciptaNya

Blog Darul Setiawan

Manusia Biasa yang Ingin Mengagungkan PenciptaNya

6 March 2013

Menulis Membuat Kita Abadi




Photo by admin KBM 
Judul diatas merupakan tagline dari Komunitas Bisa Menulis (KBM). Salah satu komunitas yang tergabung dalam grup Facebook yang saya ikuti beberapa saat yang lalu. Bergabung dengan komunitas yang dikelola Asma Nadia dan Isa Alamsyah ini seolah menjadi oase bagi diri ini untuk menggali minat menulis yang sempat terpendam dalam. Saking dalamnya, seolah-olah untuk bangkit dari ‘keterpendaman’ dibutuhkan waktu yang tak singkat.


Pak Kyai dan Rumahnya

Allahuyarham Ustadz Abdurrahim Nur, MA.
Bila kau pernah lewat atau berkunjung ke tanah kelahiran-kampung halamanku, Porong. Kau kan dapati hamparan sawah menghijau dengan latar gunung Penanggungan di belakangnya. Udaranya yang tak sepanas Surabaya, dan tak sedingin kota Batu ataupun Malang itu membuat siapa pun betah berlama-lama di kawasan yang terkenal dengan makanan khas tahu campur dan ote-otenya itu. Kampung halamanku juga jauh dari potensi tsunami dan letusan gunung berapi;  karena secara geografis, tanah gemah ripah loh jinawi itu jauh dari kawasan pesisir dan pegunungan tinggi. Selain melihat indahnya pemandangan alam yang masih alami, disana kau juga bisa memuaskan dahaga ilmu agamamu.

Lewatlah sesekali melintasi jalan raya Porong. Bila kau melihat ada sebuah masjid di sebelah utara SPBU, itulah Masjid Nurul Azhar yang terkenal itu. Dari bentuk fisik bangunan tak sebesar Masjid Al Akbar, namun pamor Masjid bersejarah itu tak kalah menasional. Disanalah tonggak peradaban dan pencerahan ilmu di tancapkan. Kau tak hanya diajari baca tulis Al Quran, kau bisa belajar mentadabburi dan mengkaji FirmanNya bersama para jamaah pengajian yang hampir tiap hari menimba ilmu tuk bekal akhirat itu.

26 February 2013

Ga Ada Alasan Lain Ga Bisa Nge-Blog

Ya, realitasnya memang demikian. Kalo dulu saya mengkambinghitamkan akses teknologi sebagai hambatan diri untuk  bisa sekedar menorehkan tinta di blog, maka kali ini alasan klasik tersebut mesti tersingkir minggir.

keyboard dan blog-foto inneraction.com

25 February 2013

Masih Ingin Menulis, Masih Penasaran dengan Menulis

Tak terasa, ternyata posting blog terakhir yang saya tulis sudah kadaluarsa. Setahun yang lalu, 10 Februari tepatnya. Saat itu, saya masih di tingkat dua bangku perkuliahan-semester empat. Melihat tampilan lama blog saya yang butuh penyegaran, maka dengan keputusan yang singkat dengan dukungan teman satu kos, akhirnya terputuskan untuk merubah sikit-sikit tampilan blog saya.

Blog saya yang dulu bertagline Roelsebloegz, saya ubah dengan tagline yang baru: roelsebloe in blog. Saya jadi ingat pertanyaan kawan kuliah perihal nama roelsebloe, "Kaitannya apa dengan nama asli?" tanyanya suatu ketika.

Tak ada makna khusus sebenarnya, ini hanya sekedar nama pengingat. Dosen saya menyebutnya dengan istilah merk dagang/ trademark. Bila Romi Satrio Wahono punya istilah RSW, maka saya punya roelsebloe. Roel panggilan saya, dalam ejaan lama. Dan Sebloe merupakan panggilan masa kecil-tetap dengan ejaan lama..:)

Singkatnya, saya masih penasaran dengan menulis, saya ingin kembali nge-blog karena salah satunya terprovokasi dengan tulisan Mr. RSW diatas yang membaca judul postingannya saja udah bikin ketawa :D. Postingannya ada dalam romisatriowahono.net.

Semoga rasa penasaran saya bisa terobati dengan menulis, karena saya masih penasaran dengan aktivitas yang bernama menulis. Mari kita banyak-banyak membaca agar kita bisa banyak-banyak menulis!

Salam,

10 February 2012

Semester 4: Belajar Belajar Belajar

Tanpa terasa, saat ini sudah memasuki bulan kedua dari tahun 2012. Di tahun ini pulalah nanti, kuliah saya akan memasuki semester keempat. Tak terasa memang, apalagi rasanya baru beberapa bulan saja menginjakkan kaki di lembah kawah candradimuka Fakultas Ilmu Keolahragaan-Unesa. Sudah banyak pula cipratan ilmu yang saya dapat dari semester satu hingga semester tiga yang lalu. Namun, itu semua belum seberapa dan hanya secuil dari sekian tantangan selankutnya yang akan saya hadapi di empat semester mendatang.

Semester empat, ada dua belas mata kuliah yang akan saya program. Dengan rincian, sepuluh mata kuliah paket yang wajib di program dan dua mata kuliah tambahan yang saya ambil di semester genap ini. Total dari dua  puluh tujuh jumlah SKS (Satuan Kredit Semester) yang dapat diambil di semester genap, dua puluh lima SKS yang akan saya ambil. Jadi perlu ada usaha ekstra, belajar ekstra, dan berdoa ekstra (tapi tetap sesuai tuntunan, insya Allah). Dari dua belas mata kuliah yang saya ambil tersebut, tiga diantaranya adalah mata kuliah praktek dan sisanya yang lain adalah teori. Mata kuliah praktek yang ada di semester empat diantaranya: Bulutangkis, Bola Voli Dasar, dan Bola Basket Lanjutan. Yang menjadi tantangan lebih, mungkin ada pada bola basket lanjutan, karena nanti pada tataran tugas dan prakteknya, akan ada tugas perwasitan dan menyelenggarakan pertandingan yang bertema Unesa Cup 2012.

Sedangkan mata kuliah yang mayoritas berada pada tataran teori pada semester empat ini, meliputi: Ilmu Kepelatihan Dasar, Pencegahan dan Perawatan Cedera. Modifikasi Olahraga, Masase Olahraga, Perencanaan Pembelajaran Penjas, Permainan Kecil dan Komputer. Dan mata kuliah tambahan yang saya ambil di semester keempat ini adalah  Psikologi Olahraga. Sebenarnya untuk mata kuliah yang disebutkan  sudah pernah saya program di semester kedua, berhubung ada "kecelakaan" maka nilai saya pun terjun bebas,

Melihat beratnya medan jihad dalam menuntut ilmu yang akan saya arungi pada semester genap ini, maka tak ada salahnya saya mengutip motto dari Bapak Dahlan Iskan, yang mengibaratkan tantangan di tahun 2012 ini sebagai tahun Kerja, Kerja dan Kerja. Semoga juga saya tak salah mengambil motto tersebut dan saya plesetkan sedikit dengan tema Belajar, Belajar dan Belajar..